Memikirkan karir baru di usia yang tidak muda lagi? Jangankan memikirkan, memulai atau berganti juga tidak apa-apa.
Salah satu dilema ketika usia tak muda lagi adalah karir baru. Bagi yang baru memulai, seringkali takut dan tak percaya diri. Apa sanggup bersaing dengan yang masih muda kinyis-kinyis dan gesit? Yang sudah berkarir lama dan ingin berganti, sering khawatir jika gagal dan kehilangan segala yang telah dirintis sejak lama. Keduanya butuh kemantapan hati dan perhitungan yang serius meski kondisi akan lebih rumit bagi yang sudah lama bekerja.
Bagi yang baru memulai karir di usia yang tidak muda lagi sebenarnya nothing to loose saja. Buang jauh-jauh rasa malu karena malu tidak bisa membayar kebutuhan hidup kita. Apalagi buat mereka yang terpaksa bekerja karena suatu dan lain hal, misalnya bercerai atau ditinggal suami. Pada kasus perceraian memang seharusnya mantan istri masih mendapat kiriman uang dari mantan suami untuk kebutuhan anak mereka. Tapi untuk kebutuhan sendiri kan tidak bisa mencuwil-cuwil tabungan anak?
Biar semangat, berikut ini beberapa tokoh perempuan yang sukses ketika usia tidak muda lagi.
1. Martha Stewart
![]() |
| Pic: marthastewart,com |
Without open-mind, you can never be a great success.
Ikon home decor Amerika ini pada awalnya adalah mantan model dan pialang saham dengan berbagai latar belakang pendidikan saking pinternya. Di usia 41 tahun, dia menerbitkan buku masak-memasak pertamanya, Entertaining, dan sukses. Setelah itu, membanjirlah buku-bukunya. Dia benar-benar banting stir menjadi peminat DIY (Do It Yourself) ketika menangani pembangunan rumah kebunnya sendiri. Sekarang Martha memiliki saham dan hak cipta di berbagai media baik online maupun offline yang khusus membahas seputar rumah, antara lain tentang home decor, masak, make over hingga ide-ide gift.
Martha Stewart mengajarkan para pembelajar yang menyukai dinamika tinggi untuk terus menggali kemampuan yang ada. Dengan langkah yang sedemikian panjang, tak perlu membatasi diri untuk menemukan puncak karir. Jika sudah ketemu, tak perlu ragu untuk banting stir kapanpun itu.
2. BRAy Mooyati Sudibyo
![]() |
| Foto: twitter @MustikaRatuIND |
Bu Mooryati memberikan pelajaran untuk memilih produk yang proses sudah dikuasai, yaitu perawatan diri menggunakan ramuan tradisional. Di usia yang sudah tak muda lagi, tak perlu menghabiskan waktu untuk eksplorasi pemilihan produk. Dengan produk yang sudah di tangan, tinggal belajar cara mengembangkan ke skala usaha.
3. Arianna Huffington
![]() |
| Pic: Facebook Arianna Huffington |
But you have to do what you dream of doing even while you're afraid.
Arianna memberikan pelajaran untuk terus mengasah kemampuan dan mengembangkan networking sesuai dengan karir yang sedang dijalani. Jika semua dianggap cukup, tak perlu takut untuk membuat terobosan sendiri.
4. Vera Wang
![]() |
| Pic: pinterest |
Success isn't about the end result; it's about what you learn along the way.
Seperti halnya Arianna Huffington, Vera Wang juga membekali diri dengan pendidikan dan networking yang sesuai. Bedanya, Vera membutuhkan tempat untuk menempa diri cukup lama dengan bekerja pada orang lain. Tiap orang butuh waktu dan cara yang berbeda untuk mengumpulkan kekuatan.
5. Julia Child
![]() |
| Pic: en.wikipedia.org |
Find something you're passionate about and keep tremendously interested in.
Pernah nonton film Julie And Julia? Julia Child adalah tokoh nyata yang sangat unik. Bercita-cita sebagai penulis, Julia gagal menerbitkan apapun setelah lulus kuliah. Takdir membawanya menjadi mata-mata Amerika di Asia Selatan dan menikah dengan koleganya. Setelah sang suami pensiun, Julia mengambil kursus memasak di Perancis. Di usia 49 tahun Julia menerbitkan buku resep pertamanya dan sukses. Dia lalu ditawari membawakan acara TV yang awalnya tidak begitu disukai khalayak. Julia memiliki pembawaan yang ceroboh sehingga dapur demo terlihat berantakan. Akting Meryl Streep sebagai Julia membuat penonton melongo ketika dia yang berpempilan sangat feminim membanting kalkun yang akan diisi dengan tenaga macho. Lama-lama keunikannya itu justru membuatnya sangat popular. Buku-buku dan acaranya laris dan mendapatkan penghargaan.
Punya cita-cita dan gagal? Tidak masalah! Ada orang yang mulus menuju cita-cita, ada yang harus memutar dulu seperti Julia. Jangan malu untuk mengambil kursus. Tak ada kata terlambat untuk belajar lagi. Cita-citanya menjadi penulis baru terwujud setelah usia tak muda lagi. Bahkan dia mendapat bonus dengan membawakan acara memasak di TV. Yang wajib diingat adalah percaya pada keunikan diri sendiri. Meski awalnya dipandang aneh dan tak lazim, keunikanlah yang akan membuat oran ingat dan membuatnya menonjol dibandingkan yang lain.
Menarik ya karir 5 tokoh perempuan sukses di usia yang tak muda lagi diatas? Namun demikian, tiada sukses yang sempurna. Arianna Huffington misalnya harus bercerai dengan suami yang seorang politisi kaya raya karena ternyata bi-seksual meski sudah dikaruniai 2 anak. Martha Stewart juga sempat ditahan karena kasus pemalsuan. Bahkan sekelas Arianna Huffington juga pernah dituduh melakukan plagiat ketika menulis buku biografi tokoh-tokoh seni dunia. Jadi, contoh yang baik-baik saja. Ambil inspirasi dari semangat pantang menyerahnya.





2 Komentar
Marta Steward itu paling terkenal ya mba resepnya, saya paling suka liat kue-kuenya, nyammmm
BalasHapusBtw itu bu Moor foto saat usia berapa? masha Allah... cantik banget.
Baca ini saya jadi lebih semangat lagi, kadang sedih gitu, udah usia 30an dan saya gak punya prestasi sama sekali cuman di rumah jaga anak (((cuman?))) wkwkwkw
Pengen gitu punya prestasi lain di luaran, apalagi liat temen2 lainnya yang masih sukses kerja di luar.
Namun, insha Allah saya bakalan punya waktu yang lebih luang saat anak2 sudah mandiri nanti :)
Entah ya bu Moor itu umur berapa fotonya. 30 tahun belum terlambat mbak. Contohnya sudah banyak tuh. Semangat :))
HapusSemua komentar dimoderasi. Terima kasih.